Adab Anak Terhadap Orang tua Menurut Imam Al-Ghazali

30 October 2018 : 4:50 PM
Baca Juga


Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas adab anak terhadap orang tua, Berbakti terhadap orangtua merupakan sebuah kewajiban seorang anak yang harus dilakukan terhadap orang tua. cara anak mempeerlakukan orang tua sudah di atur Dalam Al-Qur'an maupun hadist. dalam berinteraksi dengan orang tua kewajiban seorang anak harus memperhatikan tatacara,etika,seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam risalahnya disebut Al-adab fid Din dalam majmu'ah Rasail al-imam al-Ghazali ( Kairo, Al-Maktabah At-taufiqiyyah, halaman 444). 

 آداب الولد مع والديه: يسمع كلامهما، و يقوم لقيامهما، و يمتثل لأمرهما، ويلبى دعوتهما، ويخفض لهما جناح الذل من الرحمة ولا يبرمهما بالإلحاح، ولا يمن عليهما بالبر لهما، ولا بالقيام بأمرهما، ولاينظر إليهما شزرًا ولا يعصى لهما أمرًا.

 Artinya : " Adab anak terhadap orang tua, yakni mendengarkan kata-kata orang tua, berdiri ketika mereka berdiri, mematuhi sesuai perintah-perintah mereka, memenuhi panggilan mereka, merendah kepada mereka dengan penuh kasih sayang dan tidak menyusahkan mereka dengan pemaksaan, tidak mudah capek ketika berbuat baik kepada mereka., tidak memandang mereka dengan rasa curiga, dan tidak membangkang perintah mereka". Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan anak terhadap orangtuanya adalah : 

 1. Mendengarkan pembicaraan/kata-kata orang tua Anak harus selalu mendengarkan pembicaraan orang tua, meskipun pembicaraan tersebut merupakan teguran, anak tidak diperkenankan membalas perkataan orang tua bilamana ada perkataan yang sedikit mencaci bilamana seorang anak melakukan kesalahan, selain itu juga anak tidak boleh memutus pembicaraan sebelum dipersilahkan untuk bicara, hal ini bertujuan agar anak selalu menghormati kedua orang tua. 

 2. Berdiri ketika kedua orang tua berdiri maksud dari berdiri ketika kedua orang tua berdiri adalah bertujuan untuk menghormati kedua orang tua, anak harus menghormati dan menjaga kehormatan kedua orang tua, meskipun derajat ataupun kedudukan sang anak lebih tinggi dibandingkan dengan orang tuanya, 

 3. selalu mematuhi perintah kedua orang tua Anak harus selalu mematuhi dan menjalankan perintah kedua orang tua, meskipun perintah tersebut beresiko dan membahayakan anak, akan tetapi disini kita jelaskan ada pengecualian dari perintah orang tua yang tidak harus dipenuhu yaitu perintah orang tua yang bertentangan dengan ajaran agama islam atau perintah maksiat. 

 4. Tidak Bersuara dengan keras terhadap keduanya Keseringan anak berinteraksi dengan orang tua, seringkali membuat sang anak lupa bahwa lawan bicaranya adalah orang tua, sementara dalam ajaran islam nada sang anak ketika berbicara dengan orang tua harus lebih rendah dan tidak boleh membentak, anak harus menunjukan nada penghormatan terhadap orang tua. 

 5. Memenuhi panggilan Kedua orang tua. disini dijelaskan bahwa, ketika orang tua memanggil anak maka sang anak harus segera memenuhi panggilan orang tua dengan suara lemah lembut,tidak bernada membentak juga tidak dengan suara keras. 

 6. Berusaha mendapatkan ridha dari kedua orang tua diusahakan agar anak selalu mendapatkan izin untuk memperoleh keridhaan kedua orang tua, baik berupa keridhaan perkataan ataupun perbuatan. 

 7. Tidak memandang mereka dengan rasa curiga seorang anak harus mempunyai prasangka baik terhadap kedua orang tua, jika memang ada sesuatu yang tidak dipahami ataupun janggal maka sang anak lebih baik menanyakan ketidak pahaman tersebut terhadap kedua orang tuanya jangan sampai timbul perasaan curiga terhadap kedua orang tua.

Share Articles