7 Masalah pada ibu hamil yang sering Terjadi dan mengganggu

11 November 2018 : 6:59 AM
Baca Juga

Hai sobat penapasundan.com pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang 8 masalah fisik pada ibu hamil yang sering terjadi, untuk ibu rumah tangga yang pernah merasakan atau mengalami kehamilan tentunya sudah tidak asing lagi dengan kondisi dan perubahan keadaan fisik yang dialami saat mengandung, akantetapi bagi ibu muda yang baru hamil jangan kaget ketika terjadi perubahan dalam bentuk fisik, untuk lebih lanjutnya saya akan jelaskan 8 masalah pada ibu hamil yang berpengaruh terhadap keadaan fisik diantaranya adalah :

1. Kram 

Kram merupakan masalah paling umum selama kehamilan dan khususnya mengenai otot betis. Penyebabnya tidak diketahui dengan jelas.Senam sirkulasi kerap membantu mencegah serangan dan dianjurkan, terutama menjelang tidur, karena biasanya kram selalu menyerang pada saat malam hari.  Senam peregangan kaki dan berjinjit (memfleksikan plantar) kerap menyebabkan kram, sehingga setiap ibu hamil perlu melakukan hal sebaliknya, yaitu meregangkan kaki mengarah keatas(dorsifleksi). untuk meredakan kram, posisi kaki sebaiknya didorsifleksikan sampai tidak ada lagi nyeri. 


Senam Sirkulasi 

Senam sirkulasi dianjurkan agar dilakukan secara sering, khususnya pada dini hari  serta sore hari. Latihan ini harus dipraktikan pada posisi  semi-fowler atau posisi duduk dengan kaki diangkat, dan latihan ini ditunjukan untuk mempertahankan serta meningkatkan sirkulasi. suatu gerakan kasar dikaki yang ditimbulkannya, akan membantu pengembalian aliran vena serta risiko varises, pembengkakan pergelangan kaki serta kram  


2. Varises

Varises yang dialami oleh beberapa ibu hamil disebabkan oleh pengaruh hormon pada otot polos dinding vena dan peningkatan tekanan didalam abdomen. Senam yang berfungsi memperbaiki sirkulasi untuk memperbaiki aliran balik vena. Pada insiden yang berat, pemakaian kaoskaki penyokong direkomendasikan. Untuk menggunakan yang efektif kaoskaki semacam ini harus digunakan, sebelum wanita mengayunkan kakinya disisi tempat tidur, jika hal ini dilanggar, vena dalam keadaan distensi. Posisi berdiri atau duduk dengan menyilangkan kaki atau menjuntaikan kaki, dapat memicu timbulnya kondisi tersebut.

3. Disfungsi simpisis pubis 

Disfungsi simpisis fubis atau juga sering di katakan simfisis fubis disfungsi (SPD) merupakan masalah yang terjadi pada bagian kemaluan. Penyebabnya adalah ligamen yang seharusnya menjaga tulang panggul tetap lurus, menjadi terlalu rileks dan renggang. akibatnya sendi pelvis menjadi tidak stabil, biasanya ibu penderita disfungsi simpisis pubis mengeluh rasa nyeri dan nyeri tekan diatas are pubik dan menjalar kebawah sampai kebagian paha bawah, yang tingkat keparahannya beragam.

4. Sindrom tunnel karpal atau (CTS)

Sindrom tunnel karpal (CTS)/sindrome terowongan/lorong karpal adalah kondisi yang menyebabkan jari tengah mengalami sensasi kesemutan, mati rasa, atau nyeri. Bagian yang sering terpengaruh adalah jempol, jari tengah, dan telunjuk. Gejala yang muncul biasanya berkemmbang secara perlahan dan akan bertambah parah pada malam hari. Sindrom ini disebabkan oleh kompresi nervus medianus, saat saraf ini melintasi melalui tunnel karpal pada pergelangan tangan. Kasus ini biasanya terjadi pada usia kehamilan 24 minggu.

5. Nyeri tulang iga

Ibu hamil biasanya sering mengalami nyeri menyerupai tusukan jahitan disepanjang iga bagian anterior bawah dan lateral. Gejala ini akibat pemekaran iga atau peregangan otot abdomen. Gangguan ini sering dapat diredakan dengan cara mengepalkan tangan kuat-kuat dan merentangkan tangan keatas kepala. dengan membungkuk agak mirirng menjauhi sumber nyeri dengan lengan dan tangan diatas kepala juga dapat menolong tetapi harus hati-hati dalam melakukannya untuk menghindari penekanan terlalu jauh kesalah satu sisi. beberapa ibu mendapati bahwa duduk pada kursi dengan arah terbalik dilasa lebih nyaman.

6. Kerlelahan 

Kelelahan merupakan masalah yang sering dialami pada ibu hamil terutama pada saat trimester peertama dan rasa ini akan terulang pada 3 bulan menjelang persalinan, karena beban berat badan ibu yang semakin bertambah. idealnya seorang wanita yang sadar akan hal ini, akan mengurangi beban kerjanya, dan pasanggannya juga diingatkan untuk tidak segan membantu meringankan bebankerjannya agar  beban ibuhamil berkurang.

7. Nyeri punggung bawah 

Saat hamil, berat badan wanita bertambah, hal ini menyebabkan mudah lelah dan ia mungkin mengambil postur tubuh yang kurang baik. kadang terdapat juga ketidak stabilan sendi-sendi akibat melenturnya ligamen, gangguan kurva spinalis, dan meregangnya otot abdomen. semua hal ini serta beberapa faktor lainnya dapat menyebabkan nyeri punggung bawah.


Baiklah sobat penapasundan.com itulah 7 masalah fisik pada ibu hamil yang sering terjadi semoga artikel ini bermanfaat dan bila ada sesuatu hal tidak tepat silahkan berikan komentarnya dibawah, terimakasih












Share Articles